banner header web design web design seo
Clean URL
21-06-2012

Pada saat ini, dynamic website sangat terkenal di kalangan web master. Yang dimaksud dynamic website adalah sebuah website yang content atau isi disimpan dalam sebuah database dan bisa dipanggil sesuai kebutuhan. Hampir semua website pada saat ini telah menggunakan dynamic website.

Yang menjadi masalah adalah ketika kita melakukan query database (memanggil data), maka akan terlihat URL yang terdiri symbol-symbol berupa tanda tanya, sama dengan, dan ampersand. URL yang seperti ini kami sebut sebagai "dirty URL" , seperti contoh berikut:

http://www.palapastudio.com/artikel.html?id=123&page=1

http://www.palapastudio.com/artikel.html?id=28&page=2

Lalu apa yang terjadi ketika kita menggunakan dirty URL ?. Yang menjadi masalah adalah kebanyakan search engine tidak bisa mengindek sebuah dirty URL. Tetntu saja hal ini sebuah kerugian bila kita lihat dari segi SEO (Search Engine Optimation). Selain itu URL yang mengandung symbol-symbol aneh tersebut sulit dihapal oleh orang awam dibandingkan dengan sebuah clean URL seperti contoh berikut:

http://www.palapastudio.com/artikel.html/25

http://www.palapastudio.com/artikel.html/26

Solusi dari permasalahan tersebut adalah merubah dirty URL menjadi clean URL.Ada beberapa methode yang bisa di lakukan. Tetapi dari beberapa pilihan alternative yang ada tentu saja pilihan akan menuju pada yang paling simple dan mudah. Dari beberapa methode yang paling simple adalah dengan mempergunakan kemampuan apache untuk melakukan " look back". Apache akan membaca sebua URL sebagai alamat directory. Misalnya dari URL berikut:

http://www.palapastudio.com/artikel.html/26

Apache akan mencari file 26, dan apabila apache tidak bisa menemukan file tersebut, kemudian apache akan mencari file artikel.html. Hal ini yang kami maksud kemampuan apache untuk melakukan "look back".

Kemudian kita harus setting htaccess file, sehingga menganggap artikel.html sebagai file PHP. Dan kemudian mengambil angka 26 tersebut sebagai alamat untuk memanggil database yang dimaksud. (dengan PHP script). Demikian ulasan ini saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi seseorang di cyberland.

Author: Hendro Budi Cahyono/Palapa Studio


Bookmark and Share